TIM GABUNGAN PADAMKAN KARHUTLA ±15 HEKTARE DI KAMPUNG TENDIQ

Kutai Barat — Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda lahan sawit PT. PSM dan lahan sawit masyarakat di Kampung Tendiq, Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, pada Minggu, 6 September 2026.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 10.00 Wita setelah seorang warga melihat asap yang berasal dari lahan masyarakat. Warga tersebut kemudian mendekati lokasi dan mendapati api telah menyala. Informasi selanjutnya disampaikan kepada Polsek Siluq Ngurai dan pihak Kecamatan Siluq Ngurai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Siluq Ngurai bersama tim gabungan menuju lokasi dan melaksanakan upaya pemadaman. Kegiatan melibatkan personel Polsek Siluq Ngurai, petugas pemadam PT. MWJP, BPBD Kecamatan Siluq Ngurai, masyarakat Kampung Tendiq, serta pihak terkait lainnya.
Kebakaran melanda lahan sawit PT. PSM dan lahan masyarakat milik Bujal, Maaruf, serta Asran. Berdasarkan hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 15 hektare. Api merambat mengikuti arah angin dengan kondisi cuaca cerah dan angin yang cukup deras.
Dalam proses pemadaman, tim menghadapi kendala berupa akses menuju titik api yang bersemak belukar dan masuk ke area perkebunan sawit. Kondisi angin yang deras juga menyebabkan api cepat merambat. Personel Polsek Siluq Ngurai bersama masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Sekitar pukul 22.00 Wita, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan kegiatan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.
Kebakaran tersebut mengakibatkan semak belukar dan pohon sawit masyarakat terbakar. Selain itu, berdasarkan pendataan sementara, terdapat sejumlah bangunan milik PT. PSM dan fasilitas lainnya yang terdampak, antara lain rumah walet milik Kampung Tendiq, gedung klinik, pos security, gudang, office, serta dua unit barak G2.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolsek Siluq Ngurai bersama tim gabungan terus melakukan monitoring terhadap lokasi kebakaran guna memastikan api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman. Selain itu, koordinasi dengan BPBD, pemerintah kecamatan, Koramil, KPHP, pihak perusahaan, pemerintah kampung, dan masyarakat terus dilakukan sebagai langkah pencegahan serta penanganan Karhutla.
Humas Polres Kubar
